Tahun 2026 ada rotasi besar dari aset risk/high beta ke aset inflasi/komoditas. Commodities outperform, Bitcoin underperform
Tahun 2026 YTD terlihat Commodities (DBC) berada di posisi teratas (+23%), Gold (+19.5%) dan Bitcoin (-22%) berada di posisi terbawah
Terakhir kali commodities berada di top performer dan Bitcoin di posisi terbawah adalah di tahun 2022.
Pada tahun 2022 Inflasi global melonjak, Harga energi meroket karena perang Rusia vs Ukraina, Harga bensin AS tembus $5/gallon.
Jika pola 2022 terulang maka skenarionya Inflasi kembali naik, Energy & commodities rally, Crypto dan sektor tech melemah.
Rotasi dari RISK ASSET ke KOMODITAS
Selama 10 tahun terakhir pasar saham global didominasi oleh saham teknologi. Bobot sektor ini di S&P 500 terus meningkat hingga mencapai level tertinggi dalam sejarah. Sebaliknya, sektor energi dan material justru semakin kecil setelah bertahun-tahun mengalami underinvestment dan siklus komoditas yang lemah.
Inflasi struktural, geopolitik (perang, energi), underinvestment di sektor komoditas, serta lonjakan permintaan energi & logam meningkat (AI, EV, infrastruktur) akan memicu rotasi besar dari teknologi ke sektor energy dan material.

