Rikopedia Market Desk
Data → Market → Sektor → Saham → Risiko → Strategi
R Rikopedia Research Stock Research & Market Strategy

Siklus Berbalik: Dari Saham Konglo ke Bluechip LQ45

Siklus Berbalik: Dari Saham Konglo ke Bluechip LQ45

Indeks LQ45 mengejar ketertinggalan. Rotasi dari saham konglo ke saham bluechip akan membuat chart indeks LQ45 potensi naik lagi mengejar ketertinggalan.

Siklus Berbalik: Dari Saham Konglo ke Bluechip LQ45


7 dari 10 perusahaan terbesar di Indonesia berdasarkan kapitalisasi pasar saat ini adalah saham konglo. Dominasi konglomerasi menyebabkan pasar tampak kuat di permukaan (IHSG naik), padahal breadth (penyebaran kenaikan) sempit hanya beberapa saham besar yang mengangkat indeks.

Pasar saham Indonesia saat ini overvalued secara historis. terutama akibat kenaikan saham konglomerasi yang tidak diikuti oleh pertumbuhan laba riil.


Semua hal bersifat siklus (All Things Are Cyclical) saham konglomerasi dan mid-tier di Indonesia sudah “overstretched” (terlalu mahal) or sudah melampaui target valuasi. 


Saham LQ45 banyak yang valuasinya masih murah potensi jadi entry point terbaik ketika siklus berbalik.

Perbaikan earnings dan potensi rebound indeks LQ45 di kuartal 4


Sebelumnya dua kuartal berturut-turut (1H25) mengalami hasil yang mengecewakan. Namun kini, 47 emiten besar Indonesia menunjukkan peningkatan laba QoQ dan YoY yang lebih stabil.


Bank mulai menunjukkan kenaikan loan growth dan NIM (Net Interest Margin).


Siklus earnings Indonesia mulai membaik. laba 9M25 masih lemah tapi rate of decline menurun. Jika trendnya terus membaik akan jadi katalis positif buat pasar saham


5 faktor utama penggerak pasar saham


1. Earnings 

2. Likuiditas 

3. Valuasi 

4. Suku bunga 

5. Sentimen